Kamis, 07 Oktober 2010

bukan saja hari ini. tetapi kemarin bahkan sejak beberapa minggu yang lalu.atau mungkin beberapa bulan yang lalu. status ku.. memiliki sahabat. tapi aku tidak pernah mengerti apa yang di sebut dengan sahabat. mungkin memang selalu menjadi kesalahan ku. kemarahannya, kekecewaannya,  memang selalu disebabkan oleh aku. kata maaf dari ku hanya berfungsi untuk beberapa saat. dan setelahnya, semua akan kembali. matanya  kini tak lagi memberikan sinar ketulusan untuk ku.. apa salah ku sobat, hingga kamu begitu membenci ku. menjauhkan aku dari kehidupan mu.. melupakan aku, bahkan hanya untuk mendengar tentang sedikit saja kegundahan atau masalah mu. aku tak memiliki hak itu...
sobat, jika aku boleh jujur, aku memang tak mengenalmu. kau layaknya jutaan bintang yang sulit untuk di hitung.. layaknya langit malam yang menyimpan berjuta rahasia.
sobat, jika aku boleh jujur, aku rindu sinar tulus dari mata mu, keanggunan mu, seulas senyuman manis mu, bahkan air mata kebahagiaan ataupun kesedihan mu...
sobat, jika aku masih memiliki hak untuk bertanya, aku ingin tahu.. apakah kamu masih menyayangi ku dan menganggap ku sebagai sahabat mu?
jika ya... kembali lah menjadi seorang yang aku kenal. kembali lah menjadi malaikat tanpa sayap ku.
jika tidak.. jangan pernah membenci ku... dan maafkanlah aku karena tidak dapat menjadi seseorang yang berarti bagi hidup mu.
ingatkah kamu tentang kata-kata ini:

sahabat adalah orang yang selalu menemani,memberikan pendapat di saat suka maupun duka. mendengarkan curhat dengan baik. yang kita ajak bersahabat dan tidak akan meninggalkan kita meskipun telah menyakitinya.. 


maafkan aku, karena tak pernah bisa menjadi angan mu yang kau tuliskan dalam buku harian ku sobat....
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar