Senin, 13 Desember 2010

satu detik untuk selamanya...

dua minggu sebelum hari itu,,,
minggu pagi, bersiap untuk pergi menuju jakarta.. untuk menari diatas lantunan melody, bersama dia..
pukul 10.00 sampai disana dan menunggu kedatangan mereka.
pukul 11.00 hanya dia  yang datang bersama senyuman manisnya..
memasuki studio musik, hanya bersama dia,,,
dia, terduduk di depan pianonya, dan aku bersiap bersama biolaku... mengerahkan seluruh jiwa untuk segera memasuki dunia terindah bersama lantunan lagu yang ia ciptakan...
meresapi keindahannya... berusaha menikmati, namun entah mengapa, layaknya terdapat ruang kosong yang tlah lama di tinggalkan...
memainkan lantunan itu, hingga selesai dan mencoba untuk mengulangnya...
dan beberapa saat setelahnya, berganti posisi, aku duduk di depan piano itu.mencoba memainkan lagu yang sebelumnya dia mainkan... dia mengajariku... beberapa kali... hingga akhirnya aku dapat memainkannya...
pukul 15.00 waktunya istirahat.. namun sebelumnya,, dia memberikan sebuah lagu baru... dia memainkannya di atas grandpiano. meminta ku untuk melakukannya minggu depan...
namun tidak pernah aku sangka ternyata minggu itu tidak ada , tidak ada... dan tidak akan pernah ada..
pukul 19.00 makan malam bersama.
pukul 20.00 waktu luang, ku gunakan untuk menikmati indahnya malam dibawah sinar pancaran bintang bersama dia... mendengar pesan terakhirnya : " jika suatu saat nanti aku kembali pada tuhan, jangan pernah menangis untuk kepergian ku...karena sebenarnya aku selalu tahu bahwa tuhan mencintai ku... jika kamu merindukan kehadiranku, menarilah di atas lantunan-lantunan itu buatlah jemari mu menikmati berada di atas tuts hitam putih. jadilah sebagian dari diriku...."
pukul 22.00 terpaksa untuk pulang.. dengan sejuta rasa gundah yang tak terungkapkan...

malam senin , satu minggu sebelum hari itu,
pukul 20.00,. sms an sama dia...tentang beberapa hal yang tidak seperti biasanya dibicarakan. tentang surga, tentang malaikat, tentang kebahagiaan abadi... dan ini membuat ku semakin tak memahaminya....

hari selasa, satu minggu sebelum hari itu,
pukul 06.00 telephone rumah berdering... terdengar suara berat dan letih dari seberang sana... dan ternyata, itu adalah tante ku... beliau mengabarkan bahwa dia. di rawat di rumah sakit..
pukul 17.00 setelah pulang sekolah aku mencoba menghubungi dia, dari sana terdengar jawaban... sebuah suara yang begitu lemah dan tidak seperti biasanya ku dengar. namun dia tetap mengatakan bahwa dia baik2 saja...

hari rabu, hari kamis, berjalan begitu saja...

hari jum'at malam... menuju rumah sakit... sampai disana, dan memasuki kamarnya... melihat dia yang terbaring lemah. sangat lemah.. namun sorot matanya, masih tetap memancarkan sinar yang selalu membuat ku tenang. dengan suara lirih ia tetap berkata bahwa dia baik2 saja... lalu dia kembali memejamkan matanya..untuk beristirahat...

hari sabtu, 4 hari sebelum hari itu...
 aku kembali ke rumah sakit untuk memastikan semuanya akan baik-baik saja... menyadari kedatangan ku. dia membuka matanya dan tersenyum, lalu berkata aku akan baik2 saja...  aku tersenyum memandangnya.. berharap semua yang ia katakan adalah kenyataan.

hari minggu... 3 hari sebelum hari itu...
tidak ada perjalanan menuju jakarta, seperti minggu sebelumnya... tidak ada musik, tidak ada lagu baru... dan itu berarti tidak akan ada dia... gundah, sedih, bingung, galau, terpaut menjadi satu dalam hati ku.. minggu ini satu hari penuh aku gunakan untuk menemaninya di rumah sakit... dia berusaha untuk duduk hanya untuk sekedar menemani ku bercerita... namun dia tidak lagi mampu melakukannya.... aku tetap tersenyum dengan sejuta air mata di dalam hati... hari itu dia menceritakan segalanya pada ku... tentang masa kecilnya, tentang sahabatnya, tentang sekolah, segalanya tentang musik, dan juga.... perasaannya.... dia bilang :
"betapa bahagianya, jika tuhan memberikan waktu yang jauh lebih banyak untuk melihat senyuman mu... dan juga betapa beruntungnya aku jika masih banyak kebahagian ku bersama mu adik kecil ku..". rasa sakit yang tidak terungkapkan hadir diantara senyuman ku untuknya...
sudah hampir malam dan aku harus segera pulang... kembali menatap matanya untuk menemukan sejuta kesejukan... berharap ini bukanlah kesejukan terakhir dari nya...
minggu malam pukul 00.00 aku tidur. aku bermimpi dia datang, tersenyum pada ku... dia datang dengan di antar oleh dua merpati putih.... dia memberikan seekor merpati untuk ku... lalu sebuah cahaya yang sangat terang hadir.... dan merpati putih miliknya, terbang, terbang tinggi menuju cahaya itu... dan bersama senyuman manisnya, ia pergi mengikuti merpati putihnya... saat ingin kuraih tangannya, cahaya itu membuat nya semakin tinggi. aku memohon padanya untuk tetap di sini... namun dia hanya tersenyum...dan akhirnya menghilang bersama cahaya yang membawanya.. seketika aku langsung terbangun... dan menangis. setelah mimpi itu, aku tidak lagi dapat tertidur.. saat itu waktu menunjukan pukul 02.00. tepat pukul 03.00 dini hari, hp mama ku berbunyi, namun mama ku mungkin terlalu lelah dan tidak menjawab telephone tersebut... setelah beberapa saat hp ku yang berbunyi... dan ternyata itu adalah tante ku.... beliau berkata dari seberang sana dengan penuh isak tangisnya, berusaha untuk berkata sejelas mungkin sebisa mungkin yang dapat ia katakan.... tante ku hanya berkata..." berdoalah untuk dia... sekarang kondisi nya semakin buruk bahkan ia koma..."
beliau langsung mematikan telepohone tersebut.
aku bingung aku sedih, aku marah aku menangis... ingin langsung menuju rumah sakit untuk melihatnya tapi itu tidak mungkin...

hari senin, 2 hari sebelum hari itu...
aku segera menuju rumah sakit setelah mendapatkan kabar tadi malam... kali ini bukanlah senyuman manisnya ataupun sinar pancaran sejuk matanya yang menyambut ku... namun hanyalah derai air mata mama nya (tanteku...) aku melihat kondisinya, aku sangat ingin menangis tetapi aku sudah berjanji padanya untuk tidak menangis...

hari selasa, 1 hari sebelum hari itu...
belum ada perubahan dari kondisinya....

hai rabu, beberapa jam sebelum detik itu..
aku menjenguknya ke rumah sakit. dia masih tetap tertidur.... tanpa memperlihatkan senyuman manisnya.... aku berdoa dan terus berdoa agar aku dapat memiliki dia seperti sebelumnya... berdoa, berdoa dan lagi- lagi aku berdoa... dan ternyata tuhan memang sangat baik.... tuhan mengabulkan doa ku... tuhan membangunkan dia dari tidurnya.... dia tersenyum....  meminta ku untuk tetap menemaninya... namun aku harus segera pergi sekolah...karena hari ini ulangan dan 1 jam lagi aku masuk sekolah...
aku menghabiskan waktu di sekolah hingga sore... setelah itu aku pulang.. dan bersiap kembali untuk menjenguknya di rumah sakit..

beberapa jam terakhir sebelum detik itu...
aku pergi ke sana... dan kembali melihatnya menyambutku bersama pancaran matanya dan senyuman manisnya...berbincang dengannya.. tersenyum dengannya, bahkan tertawa bersamanya,...hingga waktu menunjukan pukul 20.00 aku harus segera pulang karena belum mempersiapkan untuk test besok...
namun aku berharap bahwa malam ini bukanlah yang terakhir untuk melihat pancaran itu... namun ternyata aku salah... aku pulang, bersama dengan pesan terakhirnya.. : "de, aku udah buatin kamu lagu yang baru... mainin ya... tapi kamu harus usaha sendiri... soalnya aku belum bisa ngajarin... ayo semangat ya.. doain aku.. jangan karena kehilangan sesuatu, kamu jadi down... jangan pernah nangis lagi  karena apapun... belajar yang bener ... oh iya aku pingin banget kamu jadiin musik itu sebagian dari jiwa kamu... disana juga udah ada sebagian dari aku... aku pingin kamu bisa bikin aku tersenyum dengan lantunan yang nanti kamu mainin... dan kalau misalkan suatu saat nanti kita ketemu lagi,, kita bisa mainin lagu yang kamu buat.. ok.. satu lagi, kalau kamu kangen sama aku, coba aja lakuin hal yang paling sering aku lakuin bareng kamu..ok semangat ya buat ujiannya...aku akan tetap baik2 saja."
mendengarkan kata-katanya, layaknya menggambarkan angan di masa depan... setelah itu dia memberi senyum terakhirnya.. dan aku pulang..

satu detik, untuk selamanya...
sampai di rumah aku belajar.. karena suntuk, aku online fb dan tidak lama setelah itu, telephone rumah berbunyi. dan ternyata itu tante ku... beliau hanya berkata : dia sudah pulang ke pangkuan tuhan...
dan kata-kata itu sudah cukup memberiku penjelasan tentang apa yang terjadi.............
setelah permohonan ku pada tuhan waktu itu, ternyata tuhan berkehendak lain... kini ia membuat dia  tertidur dalam sebuah tidur yang sangat panjang.... akan sangat panjang..

selamat jalan,,, kamu akan tetap berada di hati ku.. selamanya...







.

Sabtu, 11 Desember 2010

3 days without you

baru juga 3 hari kamu pergi... huff.. udah berat banget rasanya jalanin hidup..  ih kangen banget... kangen sama senyum kamu... pancaran mata kamu itu, yang selalu buat aku tenang... andai kamu ada di sini... kamu pasti bisa dengerin lagu yang khusus aku buat untuk kamu... ehm... kalau bicara tentang lagu, atau musik aku jadi harus kembali memutar ingatan akan semua hal yang sudah terlewati.. saat kamu, dan ketulusan mu, mengajak jemari ku bermain di atas tuts hitam-putih... mengenalkan aku pada tangga nada... mengenalkan aku pada dentingan melody terindah... hingga senyum harapan mu yang hadir di saat konser 4 tahun yang lalu... 3 hari tanpa suara mu.. 3 hari tanpa tawa mu... layaknya kehilangan sebagian dari jiwa ku... kepergian mu kali ini, juga membawa semua anganku yang tak akan pernah habis tentang mu... membawa pergi jauh lantunan terindah itu.. cerita mu terlalu membekas di hatiku... kenangan bersama mu telah menjadi sebagian besar cerita hidup ku.. namun sekarang kamu pergi, terbang jauh, dan menjadi bintang di langit. tidak ingin lagi aku memain kan jemari ku di atas tuts hitam putih itu... karena di sana terdapat semua kenangan ku bersama mu... tapi malam ini, dari atas sana kau tersenyum pada ku.. mengisyaratkan jutaan kerinduan ku pada mu... membuat ku ingin mengingat kembali semua tentang kamu... dan malam ini, lagu istimewa ku, ku ciptakan hanya untuk mu... sebagai surat yang akan ku kirim untuk mengisi waktu mu di surga... untuk kau mainkan sebagai penghibur akan kesendirian mu...
selamat jalan, semoga kamu bahagia di sana.. tetaplah tersenyum. dan tetap lah bernyanyi untuk ku... hingga suatu saat nanti, saat aku dapat memeluk mu kembali, dan bernyanyi bersama mu...
oh ya,, sampaikan salam cinta ku pada tuhan... katakan pada-Nya jangan terlalu lama pisahkan aku dengan mu....
akan selalu memiliki mu,,,,   di hati ku...

Jumat, 10 Desember 2010

the rose

some say love, it is a river, that drowns the tender reed
some say love, it is a razor,that leaves your soul to bleed
some say love it is a hunger an endless aching need
i say love, it is a flower, and you it's only seed
it's the heart afraid of breaking
that never learns to dance
it's the dream afraid of waking that never taked the chance
it's the one who won't be taken
who cannot seem to give.
and the song afraid of dying that never learns to live
when the night has been too lonely
and the road has been to long
and you thing that love is only
for the lucky and the strong
just remember in the winter far be neath the bitter snows
lies the seed that with the sun's love
in the spring become the rose